Saturday, December 29, 2012

Mimpi yang (Belum) Terwujud?


Baru saja berjalan-jalan di Facebook dan melihat kabar terbaru dari teman-teman lama, sahabat-sahabat SMU yang sudah lama tidak berkabar. Beberapa sudah menikah dan memiliki anak, beberapa sudah berhasil mengejar mimpi dan cita-citanya. Happy to see them. Successful.

Salah seorang sahabatku, perempuan, sepertinya sudah berhasil menjadi pilot seperti impiannya. Kedua orang tuanya pilot. Yang kulihat dari laman Facebooknya, dia sudah berhasil menyelesaikan pendidikannya dan sedang mengejar target jam terbang. Selain itu, dia sudah menikah dan memiliki dua orang anak, serta memiliki usahanya sendiri.

Sahabatku lainnya, mereka sudah menikah dan baru saja memiliki buah hati. Sahabat dekatku sewaktu SMU, kami sering berkumpul bertujuh. Aku tahu karena foto bayi yang diposting. Selamat, semoga bisa menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah wa Rahmah.



Hal itu juga membuatku tertampar dan tersadar. Apa yang sudah kulakukan selama ini? Tidak ada perubahan apa-apa, begini-begini saja. Sudah akhir tahun 2012 dan akan segera berganti tahun yang baru. Cita-cita dan mimpi? Sepertinya sudah kubuang lama. Atau mungkin kusimpan di sebuah kotak, menaruh dan menguncinya, lalu meletakkannya di sudut. Sampai berdebu.

Jadi apa definisi sukses? Apakah itu berarti menjadi kaya dan terkenal? Atau berhasil mewujudkan mimpi dan cita-cita mereka, apapun itu?

Entahlah. Yang jelas aku merasa jalanku masih panjang. Karena satu dan lain hal, banyak mimpi yang sudah aku lupakan. Jadi apa yang harus kulakukan? Menjalani hidupku saat ini hari demi hari hanya untuk sekadar bertahan hidup atau sambil mengejar mimpiku?

Aku mungkin sudah tidak tahu apa mimpiku, cita-citaku, atau passionku. Aku pernah ingin menjadi seorang penari, seorang make-up artist, tukang masak, bisa melukis, sekolah di luar negeri, jalan-jalan mengunjungi Indonesia dan ke luar negeri, memiliki rumah makanku sendiri, menjadi seorang istri dan memiliki keluarga bahagiaku sendiri. Begitu banyak mimpiku. Entah kapan terwujud. Apa bisa terwujud? Apakah semesta mendukung? Aku tidak tahu. Saat ini aku hilang arah, sungguh hilang arah..

No comments:

Post a Comment