Kamu (merasa) masih muda tapi sering kram, kebas, dan kesemutan? Hmm.. Jangan-jangan kamu jompo itu gejala neuropati! Neuropati itu apa sih? Yuk kenali gejala neuropati dan risiko dampaknya pada tubuh, supaya kita bisa mencegah sejak dini.
Selasa 31 Juli 2018 kemarin nih, saya diundang ke acara peluncuran New Visual Identity oleh Neurobion Lawan Neuropati. Baru mulai acara, ceritanya seluruh peserta disuruh duduk bersila sama MC lalu dikasih tugas untuk mengetik cepat tulisan di papan tulis. Dikasih waktu sekitar 10 - 20 menit lah. Lalu apa yang terjadi? Saya tentuuuu saja kesemutan. Maklum, encoque, sobat jompokuuu. Saya sih menganggap biasa aja karena memang saya ada low back pain. Tapi buat yang gak punya encok kaya saya tuh normal gak sih? Kalau kesemutannya sering banget, ternyata enggak normal lho. Seperti yang saya bilang tadi, jangan-jangan itu gejala Neuropati.
Apa itu Neuropati?
Neuropati adalah kondisi gangguan dan kerusakan saraf tepi yang berisiko terjadi pada penderita diabetes, peminum minuman beralkohol, usia lanjut, defisiensi vitamin, khususnya vitamin B12 Dan B12, gaya hidup tidak sehat, dan aktivitas dengan gerakan berulang. Selain itu, neuropati merupakan penyakit kerusakan saraf tepi yang dapat disebabkan oleh gaya hidup masyarakat sehari-hari dalam bentuk aktivitas berulang seperti bermain gadget, mengendarai motor, mengetik di komputer, dan lainnya.

