Friday, June 16, 2017

Hari Kebersihan Menstruasi Indonesia




Sebagai perempuan menurut kamu kesehatan bagian mana yang paling penting? Semua sih penting ya. Tapi menurut saya, kesehatan alat reproduksi menjadi bagian yang utama. Dan belakangan ini mulai ramai dibahas tentang kesadaran mengenai kesehatan alat reproduksi, salah satunya karena beberapa waktu yang lalu ada seorang pesohor yang meninggal karena kanker serviks.

Saya gak akan membahas mengenai (kanker) serviks di sini, yang akan saya bahas adalah mengenai hal yang lebih mendasar, yaitu tentang Hari kesehatan dan kebersihan menstruasi. Menyambung tweet saya beberapa waktu yang lalu (dan sempat di-chirpstory-kan. yay!), nanti akan saya tuliskan lebih lengkap apa yang saya dapat dari talkshow yang saya hadiri bersama narasumber dr. Eni Gustina, MPH (Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia), dr. Botefilia Budiman, SpOG KFER (Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI)), dan Bapak Adi Prabowo, Manager Consumer Health Mundipharma Indonesia tanggal 31 Mei 2017 lalu.

Aaaand it's gonna be a long story. Jadi simak baik-baik yaaa!..




Tanggal 28 Mei 2017 kemarin merupakan peringatan Hari Kebersihan Menstruasi yang pertama di Indonesia. Kalau menurut cerita Dr. Eni nih, awalnya sewaktu Beliau pergi ke Eropa (duh, lupa di Swedia atau di negara mana gitu) untuk menghadiri konferensi kesehatan, di sana beliau mendapati hal yang menarik. Beliau menemukan ada suatu ruang tertutup tirai di pojokan yang isinya kasur dan boneka. Ternyata itu adalah ruang edukasi untuk pendidikan seks (menstruasi) dalam rangka memperingati Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia. Berangkat dari sinilah Kemenkes membuat satu hari khusus untuk memperingati Hari Kebersihan Menstruasi (Menstrual Hygiene Day).

Ternyataaa, ada filosofi tersendiri di balik tanggal 28 Mei yang dipilih. Kira-kira apa hayooo? Tau dong siklus menstruasi itu berapa lama? Yak, 28 hari. Dan lamanya menstruasi berlangsung itu normalnya berapa lama? Iyaa, 5 hari. Jadi supaya mudah diingat, dari siklus 28 hari dan durasi menstruasi itulah dipilih tanggal 28 Mei. Catchy ya?

Awalnya sih saya sempat bingung waktu diundang untuk datang ke talkshow ini dan sempat mikir, "eh, Hari Kesehatan Menstruasi? Emang ada yah?" Kemudian merasa kuper banget karena selama ini jadi perempuan tapi gak tau ada hari semacam ini. Ternyataaaa, saya gak salah. Emang baru peringatan pertama kok. Dan saya yakin saya gak sendirian soal ini. Hahahaha

Oke. Pertanyaan berikutnya nih, waktu kalian awal-awal dapat menstruasi tuh tahu tentang Manajemen Kesehatan Menstruasi (MKM) dari mana sih? Dari orang tua (ibu atau nenek, misalnya) atau dari teman? Kalau saya sih kayanya kebanyakan dari majalah dan teman ya. Iya, pada saat itu majalah masih jadi acuan kami untuk hal-hal yang remeh temeh, berbagai macam tips, sampai ke hal yang krusial. Oh, dan saya juga banyak tahu MKM tuh dari penyuluhan yang datang ke sekolah-sekolah.


Kenapa MKM penting? Krn ini adalah hak kita sebagai perempuan dan anak perempuan. Nyadar gak sih pendidikan seks di Indonesia itu kurang banget? Bahkan dianggap tabu bagi masyarakat? Akibatnya apa? Banyak perempuan masuk masa puber gak ngerti kalau menstruasi itu proses biologis normal dan semua perempuan akan mengalami hal itu. Menstruasi bukan sesuatu yang kotor. Tapi bagi orang-orang yang kurang teredukasi, bukan gak mungkin pandangan terhadap menstruasi jadi seperti itu kan? Ditambah dengan banyaknya mitos yang muncul juga memperparah perspektif soal itu.

Menurut saya, pendidikan seks ini penting banget lho, for both side, anak perempuan dan laki-laki. Perempuan ketika masuk masa puber dan sudah mendapatkan menstruasi, berarti organ seksualnya kan sudah aktif dan sudah bisa bikin bayiik! Kalo gak ada pendidikan seks, gimana dan dari mana mereka tahu? Dengan nonton film porno dan mencoba-coba dengan teman sebaya? Eww, noooo!

Dear parents, I'm sure you don't wanna your kids do that, do you?



Kenapa sih kita perlu tahu MKM? Karena akses untuk memperoleh bahan sanitasi itu masih kurang, makanya perempuan perlu dibekali ilmu yang baik. Misalnya nih, kalau jaman dulu, kematian ibu banyak di usia yg cukup lanjut. Kalau sekarang, banyak kematian ibu di usia muda. Kenapa bisa gitu? Karena hal ini berhubungan juga dengan pengetahuan kesehatan dan sanitasi alat reproduksi. Jadi kalo lagi mens, ganti pembalut sesering mungkin + bersihkan vagina & sekitarnya dari darah supaya alat genital bersih, sebagai pencegahan penyakit infeksi saluran kencing, reproduksi, dan iritasi kulit.



Gambar dari google.

Kamu tahu gak kalau menstruasi itu salah satunya pertanda kalau organ reproduksi kamu lengkap luar dalam. Saya kasih contoh gambar ya kalau kamu belum kebayang, silakan dilihat gambarnya. Soalnya Dr. Botefilia cerita ada pasiennya yang gak mens karena gak punya alat genital luar (external genitalia). Jadi walaupun tiap bulan kayaknya mens itu merepotkan, biar gimanapun harus disyukuri karena artinya kamu sehat dan mempunyai organ yang lengkap.

Saat menstruasi ini vagina rentan thd bakteri, krn tingkat keasaman pH yang meningkat. pH vagina yang sehat (seimbang) itu ada di angka 3,5-4. Gak perlu pake sabun utk membersihkan vagina, krn vagina punya sistem pembersihan sendiri. Dan gak usah pakai wewangian pd vagina, krn dapat menganggu keseimbangan pH vagina.

Haid normal itu seperti apa sih? Haid normal itu:
  • 1 bulan 1 x
  • Interval 21-35 hari
  • Lama 3-7 hari
  • Ganti pembalut 2-4x/hari

Lamanya haid itu sendiri bervariasi tiap individu, umumnya 4-6 hari & sama dari siklus ke siklus. Lamanya haid tidak normal kalau <2 atau="">7 hari.

Gambar dari sini

Gambar dari sini.

Dari tadi penekanannya kebersihan menstruasi? Karena mens itu berdaraaah & DARAH ITU MERAH, JENDERAL! Eh maksudnya darah itu favorit untuk kuman bakteri karena merupakan medium yang asik untuk mereka berkembang biak. Jadi gak mau dong gara-gara kamu jorok pas mens trus malah kena infeksi saluran kencing atau malah jadi kanker? Serem banget!

Btw kalau pas mens, kamu tipe yang sakit perutnya mules normal atau mules-kram-perut-sampe-mau-mati-rasanya?

Mens itu kan sel telur yang luruh dibuang setiap bulan, jadi sakit perut wajar karena ada kontraksi. Kalo kamu tipe mens yang mules-kram-perut-sampe-mau-mati-rasanya TIAP BULAN, cek ke obgyn gih. Beneran. Sebaiknya periksa deh. Siapa tau memang karena hormon yang gak seimbang atau (jangan sampe!) ternyata ada kista/miom. Ngeri kali kan? Makanya, lebih cepat kamu tahu kondisi badan kamu sendiri, lebih baik karena gak waswas dan gak sengsara tiap bulan.

I know, kalian pasti ngerasa sungkan untuk cek ke obgyn ya? Habis karena imej kalau perempuan ke obgyn itu artinya hamil? Apalagi untuk perempuan single yang belum menikah ya, stigmanya gak enak banget. Padahal ya badan kita sendiri kok, demi kesehatan sendiri juga. Kaya Inggris dan Australia dong, di sana gak ada kanker serviks karena deteksi dini yang baik.

Vaksin kanker serviks dan pap smear itu penting bgt. Siapa yang udah melakukan keduanya? Tbh, I haven't. I guess I will go to obgyn after this. Gak enak tiap mens tumbang pun. Cuma saat ini sih saya lagi terapi hormon, will check ASAP.

Menyoal vaksin dan pap smear nih, harus pilih yang mana? Jadi untuk kamu yang belum pernah berhubungan seks alias perawan ting ting, kamu pilih vaksin. Untuk yangg sudah pernah, kamu pilih pap smear. Emang bedanya apa sih? Kok beda? Iya, soalnya pap smear itu memasukkan alat ke vagina. Jadi kalau kamu belum pernah berhubungan seksual sebelumnya, belum ada resiko juga. Jadi dimulai dengan vaksin.


Jadi kalau kamu mau pake antiseptik di bagian kewanitaan, seperlunya aja ya. Gak usah dipakai setiap hari. Terus, dipakai di vagina bagian luar aja alias di pubis. Gak usah sampe ke vagina dalam yes? Kalau bingung mau pilih apa, antiseptik kewanitaan yg aman itu yg mengandung povidone iodine/zat antimikroba, kaya Betadine. Kapan pakai Betadine? Saat ada keluhan aja di saat risiko infeksi meningkat, misalnya seperti saat menstruasi, bau tak sedap, gatal, iritasi, dan, keputihan. Aman dipakai setiap hari gak? Aman kok. Tapi tidak dianjurkan, dipakai sesuai keperluan aja.

Produk yang ada wewangian? Fragrance panty liner? Better not. Gak bagus buat keseimbangan pH di bawah sana. Kalaupun kamu memang harus pakai panty liner, pilih yang tidak mengandung wewangian ya.

Indonesia tuh negara tropis, mending pakaian dalam katun aja. Supaya keringat terserap dengan baik. Ngapain pake pakaian dalam macam VS yang mahal-mahal tapi bikin bakteri berkembang biak di bawah sana karena lembab? Bukan gak boleh sih, pakailah kalau kamu mampu (belinya). Usahakan cek jenis bahannya juga ya! Jangan sampai bahan yang kamu pilih itu cuma lucu modelnya tapi gak bisa menyerap keringat.

Kalau lagi mens, gantilah pembalut beberapa jam sekali. Kalau lagi banyak-banyaknya, ganti lebih sering lagi. Gak enak banget kalau pakai pembalut yang penuh darah kelamaan. Risiko gatal!

Ohiya, ngomong2 mules-kram-perut-sampe-mau-mati-rasanya itu disebut Dismenor (Dysmenorrhea). Kalau ngambil dari Blogdokter nih, Dismenor adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruasi. Disebut dismenore primer jika tidak ditemukan penyebab yang mendasarinya dan dismenore sekunder jika penyebabnya adalah kelainan kandungan.

Dismenore sekunder lebih jarang ditemukan dan terjadi pada 25% wanita yang mengalami dismenore. Penyebab dari dismenore sekunder adalah: endometriosis, fibroid, adenomiosis, peradangan tuba falopii, perlengketan abnormal antara organ di dalam perut, dan pemakaian IUD.

Buat meringankan dismenor pas mens, olahraga itu ngaruh banget lho. Yoga ringan aja juga cukup. Tapi kalau udah parah banget sakitnya, plus siklus mens juga gak teratur, saran saya sih mending ke dokter aja. Ask professional help!

Kurang lebih gitu sih yang saya dapat di talkshow Hari Kesehatan Menstruasi Semoga berguna buat kamu ya. Makasih ya udah nyimak tulisan saya!



No comments:

Post a Comment