Wednesday, March 6, 2013

Perkara Pendekatan

Perkara mendekati seseorang tidak melulu hanya masalah pernyataan perasaan secepatnya hanya karena takut ada orang lain yang menyatakan perasaan lebih dulu. Sudah mencoba mengobrol untuk mengenalnya lebih dekat?

Kalau tidak sempet bertemu muka, masih ada teknologi yang namanya BBM, WA, atau bahkan kembali ke fitur dasar telepon dan sms. Sudahkah kamu mencobanya?

Kalau berbicara dan mengobrol saja tidak pernah -bahkan untuk sekadar berbicara hal-hal bodoh- bagaimana mungkin kamu tiba-tiba menyatakan perasaanmu dan berharap dia mau menerimamu sebagai pasanganmu?


Friday, February 1, 2013

Berjalan Lebih Lambat untuk Menikmati Hidup

Dear Kay,

Rasanya belakangan ini suratku semakin pendek saja. Alasan kesibukan dan kemudian kehilangan ponsel semakin menghambat komunikasi kita saja. Aku bahkan tidak sempat menulis dan bercerita banyak. Iya, kita masih bisa berkomunikasi lewat surat, tapi rasanya tidak cukup. Iya, masalah rasa. Belakangan ini aku sedang belajar semakin sabar dengan kondisiku. Ingin rasanya aku teriak melampiaskan segala emosiku..

Kamu tahu, mungkin saat ini kamu bersyukur karena berada jauh dariku. Setidaknya kamu tidak perlu menghadapi perempuan yang sedang dikuasai oleh hormon bulanannya. Yang sebagian besar lelaki memilih untuk menghadapi naga daripada menghadapi perempuan macam ini. Hihihi . Banyaknya limpahan pekerjaan yang diberikan kepadaku dan tugas-tugas yang menunggu untuk dibereskan hanya menambah kekusutanku saja. Rasanya menyebalkan. Belum lagi belakangan ini aku hanya bisa mengeluh. Sudah jelas kamu akan kewalahan dan mungkin kita akan berakhir dengan pertengkaran. Aku sedang tidak menjadi teman yang baik. Dan kamu tidak usah membantah! Percuma melakukan perdebatan denganku saat ini. Hihihi


Tuesday, January 29, 2013

Teruntuk Nona yang Meragukan Pasangannya

Kepada Nona yang meragukan pasangannya,

Pertama-tama mungkin saya harus berterima kasih karena rasa keingintahuan Nona terhadap saya. Apapun alasan di baliknya, yang jelas saya sangat tersanjung.

Saya tidak tahu apa salah saya padamu, Nona. Saya merasa tidak melakukan apa-apa yang membuat Nona sampai membenci saya. Kita bahkan bisa dibilang tidak saling mengenal. Tapi kalau saya memiliki salah kepada Nona, mohon dimaafkan. Karena manusia itu tempatnya salah. Dan mungkin ada kesalahan-kesalahan tak termaafkan yang tidak sengaja saya lakukan.

Saya juga tidak tahu apa yang dia katakan kepada Nona. Mungkin banyak yang negatif mengenai saya. Apalagi mengingat hal-hal yang pernah Anda tanyakan kepada saya mengenai seseorang -yang dekat dengan Nona- dan apa yang terjadi selama sekian tahun hubungan kami. Nona cuma tahu dari satu sisi saja kan? Saya tidak mau memberikan keterangan ataupun konfirmasi apapun karena saya takut kalau nanti saya bisa menjadi sumber perpecahan kalian, seperti yang pernah dia lakukan terhadap hubungan saya dengan orang lain. Dengan sengaja. Dan kemudian tidak sengaja Nona baca isinya, yang saya sendiri sudah lupa apa isinya.

Monday, January 28, 2013

Aku Baik-Baik Saja

Dear Kay,

Maaf kalau aku merepotkanmu dan membuatmu khawatir karena tidak bisa menghubungiku. Aku baik-baik saja, sungguh. Aku melanjutkan hidupku seperti biasa dan malah sedang sibuk-sibuknya di kantor.

Sedih karena kehilangan? Tentu saja. Perasaan sedih itu wajar, jangan dilawan. Tapi aku tahu bahwa saat ini aku sedang diajarkan untuk ikhlas. Semua hal dalam hidup itu tidak ada yang abadi, semuanya datang dan pergi. Membuatku sadar bahwa semua hal dalam hidupku merupakan titipan Tuhan yang bisa diambil kapan saja.

Sunday, January 27, 2013

The Butterfly Project

The Butterfly Project has been created for self-harmers who feel they are ready to stop and need the motivation or support to do so. A member’s hypnotherapist, who found this idea on an online blog and felt that it was a good idea that should be promoted as a distraction, has recommended it.

The idea is simple. The self-harmer simply draws a butterfly on their place(s) of self-harm and, if the butterfly fades without them self-harming, it means it has lived and flown away, giving them a sense of achievement. Whereas if they do self-harm with the butterfly there; they will have to wash it off. If that does happen, they can start again by drawing a new one on.

Saturday, January 26, 2013

Kabar Kecilku Hari Ini

Dear Kay,

I can't write much. I just lost my phone and I don't want to make you worried.

Aku hanya mau mengabarkan kalau aku tidak akan bisa dihubungi untuk sementara, setidaknya sampai semua urusan birokrasinya beres dan aku mendapatkan pengganti ponselku yang hilang.


Thursday, January 24, 2013

Istirahat Sejenak

Dear Kay,

Bagaimana persiapanmu untuk hijrah ke ibukota? Kamu pasti sibuk mengepak barang-barang yang akan kamu bawa ke sini. Untunglah kamu tidak perlu repot mengurus birokrasi seperti kalau akan pindah ke luar negeri. Setidaknya urusanmu bisa sedikit lebih ringan.

Kamu belum cerita padaku detail pekerjaanmu sepindahnya nanti di Jakarta. Akupun baru terpikir soal itu. Ah, tapi cerita itu bisa menyusul. Setelah kamu bisa bernapas dari belitan kesibukanmu.

Aku mungkin tidak bisa menulis banyak. Dengan bodohnya aku lupa mengisi ulang semua paket komunikasi. Bukan cuma karena sibuk dan banyak hal yang harus aku urusi, tapi juga aku mulai kehilangan fokusku. Aku tumbang.